BUMI TIDAKLAH BERPUTAR, SEBELUM DIPERINTAHKAN UNTUK BERPUTAR
Tampilkan postingan dengan label tafakur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tafakur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2015

Arti Cinta



Katanya...

Cinta itu butuh bukti,

Bukan janji.

Cinta itu tidak stagnan,

Ia dinamis terus bergerak seiring dengan perputaran waktu.

Dan, ia membutuhkan perjuangan, pengorbanan dan ujian.

Ujian Cinta...

Bagi manusia, ujian cinta hanya akan berhasil dengan kekuatan IMAN.

Dan ujian cinta kepada Sang Kholiq, akan berhasil dengan Mengutamakan IA di atas segalanya.

Wallahu’alam...

Paut hati kami dengan kesungguhan cinta padaMu Rabb... Aamiin.. 140415

serumpun Asa



Saat tergelap adalah ketika fajar.
Aku masih menunggu kapan fajar itu kan menyingsing
Kapan mentari itu akan terbit
Dan kapan ayam itu melantunkan merdu suara tasbih
Aku masih menunggu
Dalam gelap dan dalam diam yang tak menentu.
Berbalut kelemahan dan ketidak berdayaan,
 ku memohon kekuatan pada Sang Kuasa.

Masih, masih di gelap yang sama, masih dimalam yang sama.
Aku masih menunggu.
Kembali ku berdalih, memohon kekuatan atas kelemahan dan ketidakberdayaan
Lahaulawala quwata illa billah...
Semua kekuatan dari Mu Rabb
Tidak ada kesulitan melainkan kau yang memudahkan
Dan tidak ada kemudahan kecuali Engkau yang memberi kemudahan.”
Melatih azzam dan mempasrahkan diri
merunduk dan merintih memohon kekuatan atas ke jahilan diri.

Masih pada gelap yang sama, aku menunggu.
Saat tergelap adalah ketika fajar,
Masih berharap matahari kan segera terbit
dan mendengar burung kecil berkicau ceria.

Masih.. di hati yang sama.
Lalu, entah doa siapa dan dari mana.
Matahari memang belum terbit,
Tapi beredar pada suhu hati yang salim.
Tak apa fajar belum menyingsing
Tak apa ayam dan burung belum bernyanyi
Tak apa mentari belum menampakkan diri
Lakukan apa yang bisa kau lakukan
Kerjakan apa yang bisa kau kerjakan
Lawan segala ketakutan dan ketidak berdayaan
Lawan segala kelemahan yang meracun hingga ke jiwa.
Be a light in the dark, honey
Kau tidak dilahirkan untuk menjadi pecundang
yang senantiasa merutuki keadaan.
Kau dilahirkan dan dihadirkan,
karena kau memang pantas untuk dilahirkan.
Mari menyiapkan amunisi,
Hingga ketika fajar menyingsing,
Kau kan siap untuk berlari dan menguasai hari.
Biiznillah... Bismillahi tawakaltu alaulahi lahaula wala quata ila billah...
”Allah takkan merubah suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya”
140415

Minggu, 05 April 2015



Rasa, apakabar?
Tenang dan lembutlah...
Lembut bersama sentuhan sang pencipta.
Yakin dan tegaklah bersama janji-janji Ilahi yang tak akan pernah diingkari.
Berdoa dan tunduklah pada ketetapan yang telah Ia torehkan.
Sujud dan teguhlah mengistiqomahkan berjuta kebaikan dan kewajiban sebagai hamba.

Bukankah telah kau titipkan dan serahkan semua padaNya?
Semua miliknya, dan kau tak punya apa-apa selain IA.
MA LANA GHOIRUKA YA ALLAH...

Sang Waktu



Ia dan mereka akan selalu menjadi bagian tak tergantikan. Setiap kita, setiap makhluk akan menjadi bagian-bagian terindah yang mengisi ruang-ruang dan keping keping udara rongga hidup kita. Saat susah senang sedih luka dan bersama, semua adalah proses. Proses tak tergantikan dan tak dapat dilupa atau terhapus karena kita adalah dia dan dia adalah kita. Perputaran roda dunia yang akan melibatkan banyak nafs didalamnya. Proses tarbiyah bagi setiap insan yang mengambil permata dikedalaman jiwa. Permata bagi setiap jiwa yang mengambil cahaya dan memancarkannya dalam poros-poros bumi bersama perputaran para rotasi.
Yah... pencarian ruh mengenal dan menuju sang pencipta.

Kamis, 27 November 2014

Kita sudah Pikun kah?

Dunia ini sudah pikun.
Hingga ia lupa apa itu benar dan salah
Dia lupa mana haram dan mana halal
Ia lupa mana teman, mana setan.

Begitulah..
Mungkin karena memang sudah terlalu tua dan lama ia menemani kehidupan
Dari nenek moyang kita Adam dan Hawa hingga cicit...cicit keberapa yang bahkan kita tak mampu menuliskan silsilah kita. Jangankan silsilah kita, silsilah para nabi saja mungkin tidak banyak yang tau.

Bila kita mempunyai nenek atau kakek yang sudah tua dan memiliki belasan cicit. Mungkin seperti itulah dunia.
Terkadang ia lupa apakah dia sudah dewasa atau anak-anak
Apakah ia sudah makan atau belum
Apakah sholat zuhurnya sudah 4 atau 2 rakaat.

Begitulah.. Pikun kembali ke masa awal
Dan sepertinya itu menular kepada makhluk bumi bernama manusia zaman ini.
Sama-sama pikun seperti tempat tinggalnya.

Semoga Allah berikan petunjuk dan hidayah didalam setiap kepikunan kita.

Kamis, 13 November 2014

Doa atau Ikhtiar

Menurutmu apa yang lebih dahulu dilakukan.
Doa atau ikhtiar?
Pagi tadi aku ditanya oleh seorang kakak dengan kata-kata itu.
Aku menjawab Ikhtiar. Karena kita harus berusaha maksimal lalu hasilnya kita serahkan dengan doa.
Tapi ternyata aku keliru. Setidaknya pagi ini aku dapat sebuah ilmu lagi.
Ia menjawab, Doa. Doalah yang harus didahulukan.
Karena segala sesuatu ada didalam genggaman Allah.
Setidaknya apapun bentuk ikhtiar kita setelah kita berdoa maka itulah jalan Allah/ketetapannya yang menjadi rahasia dan misteri Nya untuk kita.
So, Dahulukan Allah, dan lakukan apa yang kau bisa lakukan untuk hari ini.

Selamat mengukir kehidupan teman.

Seorang Manusia

Hanya Allah Yang Maha Sempurna
Manusia hanya makhluk lemah.
Seberapapun kita memandang Alimnya seorang ulama,
Atau sepintar apapun seorang ilmuan.
Mereka tetaplah seorang MANUSIA
Hanya Manusia dan bukan Malaikat.

Jangan mengkultuskan seseorang
dan jangan menuntut seseorang untuk berlaku baik
karena sejatinya kita hanyalah seorang manusia bukan malaikat.

Rabu, 12 November 2014

Sebuah Permintaan



Seorang ulama terkemuka pernah berkata kepada para santrinya. Nanti ketika kalian telah berada di syurga dan tidak menemukanku. Tanyakanlah aku kepada Allah swt. Karena aku pernah membaca bila nanti kau tidak menemukan sahabatmu di syurga maka tanyalah kepada Allah karena nanti Allah akan menyuruhmu mencariku dineraka dan disuruh mengajakku masuk ke dalam syurga Nya.

Begitu pula padamu sahabat. Aku minta, bila nanti kau tidak menemukanku di Syurga, tanyakanlah aku kepada Allah SWT. Semoga dengan begitu kau bisa membawaku ke dalam Syurga Nya dengan izin dan rahmat Allah swt. Promise. Berjanjilah padaku sahabat. :)

Aku

Aku takut, bila rezeki itu datang,

Aku tak mampu bersyukur.

Aku takut, ketika rezeki itu ditunda,

Aku tak mampu bersabar.

Dan Aku takut, saat rezeki itu di ambil,

Aku tak mampu meridhoi.


Rabbi..., jangan serahkan urusan sekecil apapun kepadaku.