BUMI TIDAKLAH BERPUTAR, SEBELUM DIPERINTAHKAN UNTUK BERPUTAR

Minggu, 20 Januari 2013

Refresh Kembali

Siang teman...
Hari yang indah bukan. :)
Tentu, seindah sikap kita untuk menyikapinya.
Alhamdulillah, hari ini hari yang manis buatku. Setelah bebas menjelajah langit biru dan kembali kepangkuan Ibu. (Bernostalgia masa lalu).
Dahulu..., hidup terasa panjang untuk dilalui, sekarang aku baru menyadari hidup terasa singkat untuk diikuti.
Perjalanan demi perjalanan mungkin sudah kita lewati
Hari demi haripun ikut mengawasi.
Indah... sangat indah
Lukisan yang takkan pernah terhapus pada tiap episod episod kita, penjelajah atau bahkan khalifah.

Detik telah mengajarkan kita bahwa ia takkan pernah curang setengah atau seperempat waktupun kepada menit. Begitupun jam tak ada kata berkhianat pada hari. Bulan dan matahari tak pernah merebutkan bintang untuk meng-acc bintang pada siapa ia kan bersama.

Kataku dulu, hidup adalah permainan. Dari kecil hingga SD aku terus saja bermain
SMP dan SMA pun aku turut bermain, meski orang dewasa bilang padaku jangan terlalu banyak bermain, belajar biar pintar. Aku tak peduli, tetap bermain dan belajar saat ujian kan tiba. Dibangku kuliah aku masih saja bermain, belajar sedikit, dan berdiskusi lebih panjang. Kini entah mengapa aku tetap bermain, bermain dan bermain kembali. meski tingkat permainanku telah memasuki level tinggi. dan aku harus tetap bermain hingga level ini terselesaikan dan menghasilkan "Kemenangan atau sesuatu yang tidak kita sukai. Let's Play...!

Kamis, 09 Agustus 2012

Renungkan!

"Yang memasukkan dirimu ke syurga bukanlah amal-amalmu. melainkan rahmat Allah swt."

"Mungkin kita tidak punya apa-apa, tetapi kita masih punya keyakinan yang membuat semuanya kan menjadi nyata :)"

Senin, 09 Juli 2012

Suara tanpa bahasa

Dinda-dinda suara
Kita berjanji untuk berganti
Tanpa menyakiti apalagi menyikuti

Dinda-dinda suara
Pada pagi kau katakan melodi
Pada kelam kau lafaz harmoni

Biarlah kita berkaca
Pada cermin cermin rasa
Bahwa cakrawala ini milik kita

Kilau

Pada acar yang merekah
Ia bersahut suka
Berguling luka dan megahnya cakra

Pada rasa yang berhembus
Mengatup kembang ronamu
dan Dhiyaa lebih terang daripada cahaya

Jumat, 01 Juni 2012


Waktu kita, tak pernah cukup untuk menuliskan kata-kata
Lagu kita, tak pernah pas mendendangkan nada-nada
Diri kita, tak pernah habis melentingkan kehidupan
Dan hati kita, tak pernah lari dari ketenangan shodiqi