BUMI TIDAKLAH BERPUTAR, SEBELUM DIPERINTAHKAN UNTUK BERPUTAR

Jumat, 01 Januari 2016

Tentang Rindu

Kamu tidak akan tahu rasa Rindu,
Sebelum kamu rasakan panasnya rawit
yang selama berpuluh tahun kamu hindari.

Kamu tak akan tahu bagaimana rasa Rindu
Sebelum kau tahu perihnya setiap kenangan-kenangan
yang memutar semua memorial.

Kamu tak akan tahu rasa Rindu
Hingga kau lakukan apa-apa yang dikerjakan
oleh subjek rasa Rindu.

Dan kamu tak akan tahu rasa Rindu,
Saat rindu itu diacuhkan dan dibuang berlalu.
Itulah Rindu.
Saat kau tak mampu menggapai atau ditolak saat sampai.

Ledakan Malam

kasihan langit...
terlalu banyak di gemuruhi ledakan.
mungkin bila ia bisa bicara, ia akan berkata, "Apa salahku pada penduduk bumi, hingga mereka tega membuat kegaduhan dan melempariku dengan berjuta ledakan?!. Lalu katakan wahai penduduk bumi. Haruskah kami kembalikan lagi semua ledakan dan api2 itu kepada Bumi??? Agar kalian rasakan apa yang terjadi pada langit."

Senin, 09 November 2015

Jakarta, hari dan hati ini.

Mungkin sudah terlalu lama aku kering.
Hingga akhirnya harus benar benar ku ikhlaskan hujan turun ke bumi..
Mungkin sudah terlalu lama ku biarkan tanah kering pecah dan sawah kuning pasrah.
Hingga tiba masanya rindu akan angin kesejukan dan tentram kehijauan..

Iya.. Sudah  begitu lama aku kering
Hingga ceria dan tawa sekuntum bunga kecil turut mati tak kuat menahan cobaan panas ini.
Iya,sudah begitu lama aku kering....
Kini sahabat... Biarlah aku mendung, gemuruh dan hujan. Agar dapat aku,kita dan mereka rasakan kembali kerinduan kerinduan tentang angin, sejuk, hijau, dan cinta para bunga bunga di bumi yang telah gersang.

Kembali... Kembali mencari dan menemukan apa yang lama telah hilang dari bumi..

Jakarta, hati dan hari ini.

Sabtu, 18 Juli 2015

intropeksi hati

Aku mungkin sebutir debu, atau tidak secuil udara yang membentuk angin.


Aku hanyalah denyut kecil yang terkukung di dalam kehidupan. Desir angin yang bergulung menuju tempat dimana ia dan mereka telah ditentukan.


Adalah aku, secarik cahaya tajam tanpa tantangan.


Ketika cahaya itu berkumpul dan menjadi besar. Ia laksana sinar ditengah hitam.


Iya, itulah cahaya...
Saat cahaya itu angkuh, merasa besar dan berkuasa. Sadarilah...
Saat itulah cahaya sejati mulai memudar dan menghilang perlahan demi perlahan. Setahap demi setahap. Sesumbu demi sesumbu.


Cahaya itu masih aku..
Ketika dalam bingung dan linglung kau masih ada disampingku.
Ketika dalam lupa, kau masih mengingatku
Ketika dalam kacau kau masih didekatku.


Tuhan... Pada siapa ku kan kembali, bila tidak padamu...
jum'at 190615

Kosa kata Cinta

Cinta itu berbagi. Berbagi takdir agar mampu dilalui dan di lewati bersama.


Cinta itu kuat, walau mungkin akan ada perbedaan dan kerikil2 kehidupan. Keikhlasan dan ketulusan lah yang akan membuat mereka bersama.


Cinta itu murni,ia mampu menembus batas yang tak mampu dilihat orang lain. Ia dalam dan lebar.


Cinta itu rasa, bukan kata. Ia tak pantas di miliki oleh orang yang tak bertanggung jawab.


Cinta itu... akan menemukan dimana ia harus memutuskan untuk mulai mencinta dan "Berbagi" separuh jiwa, separuh hati, separuh takdir,separuh hidup, separuh cerita, separuh nyawa hingga tak ada lagi kata separuh atau setengah. Melainkan "SATU". Satu yang tepat, yang Allah titipkan pada kita. Satu yang terbaik yang Allah sandingkan nama kita menjadi bagian dari salah satu kehidupan masa depan.


Biarlah Allah saja yang mengatur kehidupan kita. Karena tak pantas kita sebagai hamba menuntut banyak pada ketetapan Nya.